Tindaklanjuti Aspirasi Organisasi Kesehatan di Babel Soal RUU Kesehata, Marsidi Satar: Sudah Direalisasikan

- Senin, 23 Januari 2023 | 19:38 WIB
Politisi Golkar Babel Marsidi Satar  (Trend Berita )
Politisi Golkar Babel Marsidi Satar (Trend Berita )

TRENDBERITA.COM-Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H Marsidi Satar Pastikan Rancangan Undang-Undang atau RUU Kesehatan masuk dalam Program Legislasi Nasional atau Prolegnas Prioritas 2023.

"Alhamdulillah RUU Kesehatan sudah masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2023 ini dan sudah dipastikan saat pembahasan di DPR RI tahun lalu," katanya kepada wartawan pada Senin, 23 Januari 2023.

Diketahui, Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat atau Baleg DPR menyerahkan laporan Penetapan Prolegnas Prioritas 2023 kepada pimpinan DPR dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis, 15 Desember 2022 lalu.

Baca Juga: YBM PLN Babel Gandeng Komunitas Lebah Madu Trigona Indonesia Salurkan Bantuan koloni lebah madu trigona itama

Berdasarkan penyerahan dokumen dari Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baidowi kepada Wakil Ketua DPR Lodewijk Paulus. Dan setelah menerima dokumen tersebut, Lodewijk Paulus bertanya kepada para peserta rapat paripurna apakah daftar penetapan Prolegnas Prioritas 2023 dapat disetujui, semua anggota dewan menyatakan setuju.

Sebelumnya, Politisi Golkar Babel, H Marsidi Satar pernah menggelar pertemuan dengan sejumlah rombongan dari berbagai organisasi kesehatan yang ada di Provinsi Babel yang menyampaikan beberapa tuntutan terkait wacana RUU kesehatan yang akan untuk dimasukkan dalam Omnibuslaw.

Dalam keterangan Marsidi Satar bahwa beberapa organisasi kesehatan yang hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, IDI, PPNI, PDGI dan IBI Wilayah Bangka. Belitung.

Baca Juga: Cuti Bersama Imlek, Yuk Intip Rekomendasi Destinasi Wisata Religi di Bangka Belitung

"Kami dapat keluhan dari mereka bahwa menurutnya draft RUU Kesehatan tersebut sangat merugikan masyarakat, organisasi profesi dan tenaga-tenaga profesi dibidang kesehatan," katanya

"Salah satu contohnya, untuk Surat Tanda Registrasi (STR) atau surat izin praktek tidak dibutuhkan lagi rekomendasi dari organisasi profesi dan berlaku tanpa jangka waktu. Di negara manapun tidak ada lisensi yang berlaku seumur hidup," tambahnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Tahir

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Adat Murok Jerami, Wujud Ketahanan Pangan Desa

Selasa, 31 Januari 2023 | 03:39 WIB

Molen Lantai 193 CPNS Kota Pangkalpinang

Selasa, 31 Januari 2023 | 03:12 WIB

Sekda Naziarto: ASN Melayani, Bukan Dilayani

Senin, 23 Januari 2023 | 19:49 WIB
X